Hubungan pengetahuan tentang infeksi menular seksual dengan perilaku seksual pada remaja di 3 SMA wilayah Kabupaten Sukabumi

  • Heni Haryani STIKes Karsa Husada Garut
Keywords: Knowledge, sexually transmitted diseases, adolescents, sexual behavior

Abstract

Adolescents are very susceptible to sexually transmitted diseases. Lack of reproductive health information especially about prevention of sexually transmitted diseases  makes adolescents dare to do sexual intercourse.  The purpose of this study to know correlation between knowledge of sexually transmitted diseases and sexual behavior of adolescents.  The type of this study is analysis with cross sectional approach. The population of this study were all of students at 3 Senior high school of District Sukabumi consist 1631 students. The sample were used 321 students by proportionated stratified random sampling. The data is primary data from answering the questionnaires. The statistic test is Rank-Spearman test with  = 0,05. Based on univariat analysis, knowledge of sexually transmitted diseaseas, good category (67,00%), enough category (32,10%), and low category (0,90%). Sexual behavior good category (81,60%), enough category (15,30%), and bad category (3,10%). Bivariat analysis shown that there was significant correlation between knowledge of sexually transmitted diseases and sexual behavior of adolescents  (CC = 0,124, sig = 0,026.   There was correlation between knowledge of sexually transmitted diseases and sexual behavior of adolescents

References

------------. Alat kelamin dan semua yang perlu kita ketahui tentang infeksi menular seksual. Melalui . (14/02/2010).

-------------. Jahatnya si kencing nanah (gonore). Melalui . (01/02/2010)

--------------. Outlook: Kesehatan reproduksi remaja. PATH 2000; 16.

------------. Surveilans terpadu biologis perilaku pada kelompok berisiko tinggi di indonesia 2007. Melalui http://digilib.litbang.depkes.go.id. (02/02/2010)

Adiningsih, Utami N. Buruk, Kesehatan reproduksi remaja. Melalui http://www.pikiranrakyat-cybermedia.com. (12/09/2009).

Amrillah AA, Prasetyaningrum J, Hertinjung WS. Hubungan antara pengetahuan seksualitas dan kualitas komunikasi orang tua – anak dengan perilaku seksual pranikah. Fakultas psikologi Universitas Syrakarta 2006.

Asfriyati, Sanusi SR, Siregar FA. Laporan penelitian dosen muda. Melalui . (06/07/2009)

Azwar S. Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka pelajar, 2007.

Budiarto E. Metodologi penelitian kedokteran. Jakarta: EGC, 2002.

Daill SF, Makes WIB, Zubeir F, Judanarso J. Infeksi menular seksual. Edisi ketiga. Jakarta: Balai penerbit FKUI, 2005

Departeman Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus besar bahasa indonesia. Edisi ketiga. Jakarta: Balai pustaka, 2000.

Dianawati A. Pendidikan seks untuk remaja. Jakarta: Kawan Pustaka, 2003.

Endarto Y, Purnomo PS. Hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual berisiko pada remaja di SMK negeri 4 Yogyakarta. Jurnal kesehatan surya medika yogyakarta 2006.

Falentina F. Hubungan pengetahuan dan sikap seksual dengan upaya pencegahan terhadap penyakit menular seksual. Skripsi 2006;

Forhan SE, Gottlieb SL, Sternberg MR, Xu F, Datta SD, McQuillan GM, at al. Prevalence of Sexually Transmitted Infections Among Female Adolescents Aged 14 to 19 in the United States. Pediatrics 2009; 124: 1505-12

Hendra AW. Pengetahuan. Melalui . (8/03/2010).

Jameela AR. Remaja dan kesehatan reproduksi. Melalui . (01/01/2010).

Jones DL. Setiap wanita. Jakarta: Delaprasa Publishing, 2005.

Khasanah Z. Hubungan pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pada pekerja muda (studi di kawasan industri kelurahan wujil kabupaten semarang tahun 2008. Skripsi 2009;

Liana C, Malaka J, Lynne AT. Adolescent knowledgeabout sexually transmitted diseases. CAT. INIST 2002; 29: 8.

Makmun AB. Psikologi pendidikan. Bandung: Rosda, 2002; 38-39.

Mbago MCY, Sichona FJ. Correlates of knowledge of prevention of sexually transmitted diseases among primary school pupils in Tanzania. International Journal of STD & AIDS 2003; 14: 9.

Nafidah S. Jabar (masih) darurat HIV/AIDS dan seks bebas. Melalui . (09/09/2009).

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka cipta, 2007.

Notoatmojo S. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rineka cipta, 2003; 118-30

Pratama H. Infeksi menular seksual “mengintai” anak-anak muda. Melalui . (08/03/2010).

Ranywaisya. Seks bebas remaja sukabumi. Melalui . (08/02/2010)

Riwidikdo H. Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Mitra cendikia press, 2008; 151-61.

Situmorang A. Adolescent reproductive health in Indonesia. Center for communication program 2003;

Soetjiningsih. Tumbuh kembang remaja dan permasalahannya. Jakarta: Sagung seto, 2007; 147-48

Sugiyono. Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta, 2009.

Supartini D. Hubungan pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi dengan aktivitas seksual remaja di daerah nelayan kelurahan ujung batu jepara oktober 2004. Skripsi 2004;

Suryoputro A, Ford NJ, Shaluhiyah Z. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual remaja di jawa tengah: implikasinya terhadap kebijakan dan layanan kesehatan seksual dan reproduksi. Makara Kesehatan 2006; 10: 29-40.

Wahyuningtyas D. Hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dengan perilaku seksual remaja di sekolah menegah atas negeri 1 Gondang kabupaten Sragen Jawa Tengah. Artikel kesehatan 2009;

Yandri M. Pengaruh pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi dalam progran PIK-KRR (pusat informasi konseling kesehatan reproduksi remaja) terhadap perilaku kesehatan reproduksi remaja di SMA N Srandakan Bantul Tahun 2008. Artikel kesehatan 2009
Published
2014-07-10
How to Cite
Haryani, H. (2014). Hubungan pengetahuan tentang infeksi menular seksual dengan perilaku seksual pada remaja di 3 SMA wilayah Kabupaten Sukabumi. Jurnal Medika Cendikia, 1(1), 26-37. Retrieved from http://jurnalskhg.ac.id/index.php/medika/article/view/5
Section
Articles