Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Dengan Kekambuhan Pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Sukamerang

  • Hasbi Taobah Ramdani STIKes Karsa Husada Garut
  • Wahyudin Wahyudin
  • Ade Intan Banatu Rahmi
Keywords: Knowledge, Family, Mental Disorder, Recurrence

Abstract

The mental disorder that can attack all usia.Dari year to people with mental disorders tend to increase. Knowledge of the family in caring for mental patients at home can affect the incidence of recurrence. The general objective of this study was to determine the relationship between the level of knowledge of families with recurrence of mental patients in Puskesmas Sukamerang District of Kersamanah 2014. The research design used in this study is a correlation study with cross sectional approach. The population in this study were relatives of patients in Puskesmas Sukamerang totaling 130 people. using random sampling technique, the sample in this study are as many as 43 people. The results showed that based on the statistical test, which is obtained by P-value = 0.003. Since the P-value ≤ α (0.05), so it can be concluded that there is a significant relationship between knowledge with the incidence of recurrence

References

Andri, 2008, Kongres Nasional Skizofrenia V Closing The Treathment Gap for Schizophrenia. Melalui <http://wirnursing.blogspot.com/2009/07/kekambuhan.html>[ 24/12/013, 14.05 ]

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekantan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta

Baharia dkk, 2013. Hubungan Pengetahuan Dengan Peran Keluarga Dalam Merawat Pasien Dengan Perilaku Kekerasan Di Poliklinik Jiwa Rskd Prov.Sulawesi Selatan

Dahlan, Sopiyudin. 2010. Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel. Jakarta: Salemba medika

Eltidawati, 2012. Hubungan Pengetahuan Keluarga Dalam Merawat Klien Prilaku Kekerasan Dengan Kekambuhan Di Instalasi Gawat Darurat RS. Jiwa Prof.DR.HB.Sa’anin Padang

.................2010.KeperawatanKeluarga: teoridanpraktek:alihbahasa, AchirYani S, Hamid…(et all): editor edisibahasa Indonesia Astutiar, Edisi 5.Jakarta : EGC.

Hawari, D., 2003, Pendekatan Holistik Pada Gangguan Jiwamelaluim [ 24/12/2013, 10.00 ]

Hawari, D., 2007, Manajemen Stress Cemas dan Depresi. Jakarta : Balai Penerbit FKUI

Niven, N. 2010. Psikologi kesehatan. Jakarta : EGC

Nurdiana, Syafwani, Umbransyah, 2007. Korelasi Peran Serta Keluarga Terhadap Tingkat Kekambuhan Klien Skizofrenia

Notoatmojdo, Soekijdo. 2010. Metodologi Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Padila. 2012. Keperawatan keluarga. Yogyakarta : Nuha Medika

Sri Wulansih dan Arif Widodo, 2008. Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Dengan Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia

Stuart, Gail W. 2007. Buku saku keperawatan jiwa. Jakarta : EGC

Sugiyono. 2012. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta

Videbeck, S,L. 2008. Buku Ajar KeperawatanJiwa.Jakarta :EGC.

Wawan dan Dewi. 2010. Teori & Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Prilaku manusia. Yogykarta: Nuha Medika

Wasis. 2008. Pedoman Riset Praktis Untuk Perawat. Jakarta: EGC

Yosep, I. 2011. KeperawatanJiwa, edisirevisi. Bandung: PT RefikaAditama.

Yusnipah, 2012. Tingkat Pengetahuan Keluarga Dalam Merawat Pasien Halusinasi Di Poliklinik Psikiatri Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Bogor

Published
2014-08-24
How to Cite
Ramdani, H., Wahyudin, W., & Rahmi, A. (2014). Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Dengan Kekambuhan Pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Sukamerang. Jurnal Medika Cendikia, 1(2), 34-42. Retrieved from https://jurnalskhg.ac.id/index.php/medika/article/view/14

Most read articles by the same author(s)