Factors Relating Selection Of Traditional Birth Attendant Assistance In Sukakarya Village, Samarang Sub-District, Garut

  • Wahyudin Wahyudin Stikes Karsa Husada Garut
  • Hasbi Taobah Ramdani
  • Yesi Yuliani
Keywords: Deliveries with TBAs, knowledge, socio-economic, TBAs services

Abstract

Maternal and infant mortality rate is the most  important part related to the age of life literacy of Indonesian population. Data from Health Department of Garut District shows that childbirth rate by traditional birth attendants (TBAs) in public health center of Sukakarya only 28% in 2012. The purpose of this study was to analyze the relationships between the level of knowledge, economic status, service delivery by traditional birth attendants and the selection of delivery assistance by TBAs. The method was used analytical research with cross sectional design. The participants were pregnant mothers who recorded in the data of maternal deliveries target. The data was collected by interview from  45 pregnant mothers. The results showed that the majority of pregnant mothers (64.0%) had a good perception level of service delivery by TBAs (P= 0.521). The most pregnant mothers (92.9%) who have a poor level of knowledge and  low level of socioeconomic (75.9%) chose to deliver by assistance of traditional birth attendants (P = 0.004; P= 0.003, respectively). This study suggested that primary healthcare professionals are expected to increase pregnant mothers’ knowledge in term of selecting birth attendance assistance by promote health education, thus can support them to choose delivery at healthcare professionals.

References

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta.

Anggordi, Rina. 2009. Dukun Bayi dalam Persalinan Oleh Masyarakat Indonesia. Makara Kesehatan, Vol. 13, No. 1, Juni 2009 : 9-14.

Asriani. 2009. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Penolong Persalinan oleh Ibu Bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong kelurahan Barombong. Jurnal Kesehatan, Vol. II. No. 4 tahun 2009

Dahlan, M. Sopiyudin. 2013. Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Depkes RI. 2002. Pusat Promosi Kesehatan. Jakarta : 2002

Dinkes Banjar, 2008. Hasil Evaluasi Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan Terhadap Kunjungan Pasien, Banjar 2008

Firani, Khila Novi. (tanpa tahun). Hubungan antara Tingkat Pendidikan ibu Hamil dengan Perilaku Ibu Memilih Penolong Persalinan. Staf Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang.

Hamilton, M., 2005. Dasar-dasar Keperawatan Maternitas. Jakarta : EGC.

Juliwanto, Elvistron. 2008. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Memilih Penolong Persalinan pada Ibu Hamil di Kecamatan Babul Rahmah Kabupaten Aceh Tenggara. Medan. Universitas Sulawesi Utara

Karwati, Dewi Pujiati, Sri Mujiwati. 2011. Asuhan Kebidanan V (Kebidanan Komunitas). Cetakan Pertama, Jakarta: Trans info Media.

Koentjaraningrat. 2004. Pengantar Antropologi. Cetakan Pertama. Jakarta: Bumi Aksara.

Latifah, Amilda N. 2010. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Pertolongan Persalinan oleh Dukun Bayi. Semarang. Fakultas Kedokteran

Manuaba, I.A.S.K.S., I.B.G. Fajar Manuaba, I.B.G. Manuaba. 2010. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB untuk Pendidikan Bidan. Cetakan Pertama, Jakarta: EGC.

Mayasaroh, Rina. 2013. Peran Dukun Bayi Dalam Penanganan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Bolo Kecamatan Demak Kabupaten Demak. Journal Universitas Negeri Semarang. Diakses tanggal 5 Januari 2014.

Meilani, N., Niken S., Dwiana E. Sumarah. 2009. Kebidanan Komunitas. Cetakan I. Yogyakarta: Fitramaya.

Mochtar, R., 2008. Sinopsis Obstetri, Obstetri Fisiologi, Obstetri Patologi. Jilid 2, Edisi 2. Editor Delfi Lutan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Notoatmodjo, S. 2007. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Cetakan Pertama, Jakarta : Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Nurhayati, Aprina, dan Anita Bustani. 2012. Konsep Kebidanan. Cetakan Pertama, Jakarta: Salemba Medika.

Nuraeni dkk. 2012. Perilaku Pertolongan Persalinan Oleh Dukun Bayi Di Kabupaten Karawang 2011. Purwokerto : FKIK UNSOED

Nurlela. 2008. Jumlah Pasien yang Mendapatkan Tindakan Pemeriksaan Penunjang Diagnostik Tahun 2007. Garut: Medical Record RSU dr. Slamet Garut 2007.

Prawirohardjo S. 2006. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Puskesmas Sukakarya, 2013 Data Cakupan Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Sukakarya pada bulan Desember 2013.

Susanti, dkk. 2012. Persepsi dan Sikap Masyarakat Dalam Memilih Penolong Persalinan di Desa Batujaya Kec. Cigasong Kab. Majalengka Tahun 2011. Fakultas Kedokteran. UNPAD.

Syafrudin. 2009. Kebidanan Komunitas. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran

Syahlan, J.H. 2006. Kebidanan Komunitas. Cetakan Pertama. Jakarta: Yayasan Bina Sumber Daya Kesehatan
Tempo 2004. Pelayanan Kesehatan yang Harus Diperoleh Selama Masa Kehamilan.http://www.korantempo.com/news/2004/12/12/kesehatan/9.html-24k. diakses tanggal 13 maret 2014

Wiknjosastro, H., 2007. Ilmu Kebidanan, Edisi Ketiga, Cetakan Ketujuh, Editor Abdul Bari Saifuddin, Trijatmo Rachimhadhi, Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Published
2015-08-27
How to Cite
Wahyudin, W., Ramdani, H., & Yuliani, Y. (2015). Factors Relating Selection Of Traditional Birth Attendant Assistance In Sukakarya Village, Samarang Sub-District, Garut. Jurnal Medika Cendikia, 3, 431-444. Retrieved from https://jurnalskhg.ac.id/index.php/medika/article/view/34