Hubungan antara Tingkat Kecemasan dengan Kejadian Dismenorea pada Remaja Putri Kelas VII di SMPN 1 Ciwidey Kabupaten Bandung

  • Eti Sukmiati Poltekes TNI AU Ciumbuleuit Bandung
  • Khairunnisa V
Keywords: Anxiety, dysmenorrhea, teenagers

Abstract

One of the factors that influence adolescent dysmenorrhoea is anxiety. Adolescents who experience anxiety will increase the occurrence of dysmenorrhea.Dysmenorrhea is a menstrual disorder that is most often complained of pain before or after menstruation.This study aims to get the relationship between the level of anxiety with the incidence of dysmenorrhea in SMPN 1 Ciwidey students.This research is an analytic research correlation with cross sectional design.Population in this study were students of SMPN 1 Ciwidey class VII which amounted to 258 people. The number of samples in this study was 72 people using random sampling technique. The results of research at SMPN 1 Ciwidey showed there was a relationship between the level of anxiety with the incidence of dysmenorrhea with P-value = 0,000 (<0,005). This study concluded that there is a significant relationship between teenage anxiety with the incidence of dysmenorrhea in female students. It is hoped the school can optimize and provide counseling about dysmenorrhea to reduce anxiety levels.

References

A I, 2012. Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja. Jogjakarta: Ar.Ruzz media

Affandi, 2010. Ilmu Kebidanan. Jakarta. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Agus, Riyanto, 2011. Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta : Nuha Medika

Anurogo, 2010. Segala Sesuatu tentang Nyeri Haid. Available online:www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com. 20 Februari 2017

Arikunto,S. 2010. Prosedur Penelitian pendekatan praktik. Jakarta : Rineka Cipta

Baradero M, dkk. 2006. Klien Gangguan Sistem Reproduksi dan Seksualitas. Jakarta:EGC

Colemon, 2009. Persoalan Kewanitaan dari A sampai Z. Jakarta. Arcan.

Fauziah mjsA. 2012. Teori pengukuran nyeri dan nyeri persalinan. Yogyakarta: Nuha medika

Gunarsa, Singgih. 2008.Psikologi Perawatan. Jakarta: Gunung Mulia

Hamilton, M. 1959. Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A)Http://pdbp.Ninds./Hamilton/Anxiety/Rating/Scale(HAM-A).pdf.Di akses Tanggal 25 Januari 2017

Heriani T., 2009. Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Siswi Kelas 1 Tentang Dismenorea (Studi Kasus Di SMP Negeri 2 Dan MTs AsySyafi’iyah Kayen). Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta

https://eprints.uns.ac.id/10500/1/148361608201011001.pdf//hubungantingkat kecemasan dengan kejadian dismenorea tahun 2011 jurnal Nur Rohmah Priharta

Lubis, NL. 2009. Depresi Tinjauan Psikologis. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Mulastini SS, 2011. Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Dismenorhea Remaja Putri Di SMA Islam AL-HIKMAH Jepara

NevidJ., RathusS., GreeneB., 2009. Psikologi Abnormal. Jakarta: Erlangga

Notoatmodjo, S. 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Prawirohardjo S. 2008. Ilmu Kandungan 3ed. Jakarta PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Pudiastuti RD. 2012. 3 fase penting pada wanita Jakarta: PT Elex Medi Komputindo

Riyanti Imron. 2012. Jurnal keperawatan tentang menurunkan nyeri dismenoredengan kompres hangat jurnal keperawatan;VIII:137.

Rochman, Kholil Lur. 2010. Kesehatan Mental. Purwokerto: Fajar Media Press

S N. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Siti S,dkk. 2004. Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: RinekaCipta

Stuart, dkk. 2011. Buku Saku KeperawatanJiwa Edisi 4. Jakarta : EGC

Wiramihardja S.A., 2007. Pengantar Psikologi Abnormal. Bandung: Refik Aditama

Yatim,F. 2009. Haid Tidak Wajar dan Menopause. Jakarta :PustakaPopuler

YatimF., 2001. Haid Tidak Wajar dan Menopouse. Jakarta Pustaka Populer
Published
2017-08-29
How to Cite
Sukmiati, E., & V, K. (2017). Hubungan antara Tingkat Kecemasan dengan Kejadian Dismenorea pada Remaja Putri Kelas VII di SMPN 1 Ciwidey Kabupaten Bandung. Jurnal Medika Cendikia, 4(01), 20-27. Retrieved from https://jurnalskhg.ac.id/index.php/medika/article/view/60